Cara Menghilangkan & Kempeskan Jerawat Batu Secara Alami

Jerawat batu merupakan salah satu masalah yang paling sering dikeluhkan wanita, sebab mereka merasa terganggu penampilannya akibat bintik kecil tapi keras yang berada di sekitar area wajah tersebut.

Disamping itu, jerawat yang keras ini akan menimbulkan nyeri bahkan iritasi pada kulit wajah jika disentuh. Tentu saja sangat tidak nyaman bukan bagi penderitanya?

Permasalahan jerawat memang kompleks, jika sudah pecah biasanya akan menjadi bekas jerawat yang akan meninggalkan bekas hitam (flek) yang malah membuat penderita menjadi bertambah gusar.

Sehingga ada baiknya kulit wajah selalu dirawat dengan baik dan telaten, salah satunya menggunakan sabun Nu Amoorea yang berkhasiat mengatasi jerawat dan problem kulit hingga ke akar masalahnya.

Disamping menggunakan sabun herbal cuci muka Nu Amoorea, Anda juga bisa melakukan perawatan kulit wajah secara alami dengan bahan-bahan berikut agar memperoleh kulit wajah yang mulus kembali.

Cara Menghilangkan Jerawat Batu dengan Bahan Alami

Kentang

Kentang termasuk umbi-umbian yang mudah ditemukan baik di pasar tradisional maupun supermarket.

Disamping sebagai bahan makanan yang bisa diolah menjadi masakan enak seperti rendang, sop dll ternyata khasiatnya juga nyata dalam mengatasi jerawat batu di wajah secara alami.

Dengan tingginya kandungan mineral di dalam kentang sangat layak bagi Anda memilih kentang sebagai solusi awal untuk masalah jerawat batu yang mengganggu.

Kentang ini bisa dipakai sebagai masker wajah dan juga dapat diaplikasikan untuk mengobati jerawat batu yang timbul di hidung Anda.

Penggunaannya sangat mudah, setelah kentang dikupas jadikan sebagai masker dengan cara ditempelkan pada area wajah yang ada jerawat batunya. Setelah lebih kurang 20 menit, bilaslah dengan air dingin sampai bersih ya.

Nah, sensasi dingin dari masker ini akan membuat kulit wajah Anda yang terkena jerawat batu akan terasa adem dan niscaya lebih cepat sembuh.

Campuran jeruk nipis, madu dan kunyit

Jeruk nipis, madu dan kunyit adalah perpaduan sempurna bagi masalah jerawat batu Anda yang membandel di hidung.

Kandungan vitamin C pada jeruk nipis, beserta manisnya kandungan gula di madu dingin ditambah Curcumin pada kunyit dipercaya akan menjadi masker efektif untuk atasi jerawat di wajah dan hidung Anda.

Cara memakainya dengan menghaluskan kunyit lalu campurkan madu dan jeruk nipis untuk menjadi adonan masker wajah. Selanjutnya pakai masker wajah tersebut secara rutin supaya Anda bebas lepas dari masalah yang menjengkelkan ini.

Masker Putih Telur

Walaupun berbau amis, ternyata putih telur yang dibuat sebagai masker ampuh juga mengusir jerawat batu yang membandel. Hal tersebut karena kandungan enzim lusozim pada putih telur yang membantu hancurkan sel bakteri biang kerok jerawat Anda.

Lidah Buaya

Lidah buaya memang sudah kondang sebagai bahan alami untuk kesehatan rambut. Tetapi jangan kaget, jika bisa juga membantu usir jerawat imut lucu yang mengeras dari wajah Anda.

Jelas saja, karena lidah buaya mengandung antioksidan, vitamin C dan E serta mineral yang sangat baik untuk kulit wajah sekaligus mengatasi jerawat.

Untuk menggunakannya mudah dan simpel, cukup haluskan saja gel lidah buaya dan pakailah sebagai masker wajah yang sehat alami. Dengan penggunaan secara rutin dan teratur, jerawat Anda akan lenyap alami.

Kulit Jeruk

Kulit jeruk yang biasanya selama ini kita buang ternyata bisa dipakai untuk memusnahkan jerawat batu, sebab kandungan vitamin C dan asam alpha hidroksi pada kulit jerawat sangat baik untuk kulit.

Selain itu, manfaat lain kulit jeruk juga untuk mengangkat sel kulit mati termasuk membersihkan pori tersumbat pada wajah Anda.

Cara pakainya juga sederhana, haluskan saja kulit jeruk dan aplikasikan sebagai masker wajah untuk mengusir jerawat batu. Dalam waktu dekat, kulit Anda akan kembali halus bersih lagi.

Itulah tadi 5 tips cara menghilangkan jerawat batu secara alami. Anda bisa saja melakukan kelima tips tadi atau langsung memakai sabun Amoorea yang khasiatnya lebih ampuh dalam mengatasi jerawat

Lawan Lemak Tubuh Dengan Makanan Ini

Memiliki timbunan lemak ditubuh memang tidak menyenangkan dan juga tidak sehat. Timbunan lemak adalah lemak yang mengelilingi hati dan organ lain di perut. Banyak orang yang ingin menghilangkan lemak ditubuhnya dengan menggunakan berbagai cara. Meski tidak ada cara yang tepat untuk menghilangkannya, namun Anda dapat merubah pola hidup agar kesehatan meningkat sehingga resiko dampak negatif dari lemak tubuh tak berbahaya.

Sebelum melakukan penghilangan lemak, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu apa yang menyebabkan lemak tubuh Anda.

Penyebab Penimbunan Lemak Tubuh

  • Konsumsi gula berlebih

Mengkonsumsi makanan dengan kadar gula tinggi, resistensi terhadap insulin dan bertambahnya timbunan lemak merupakan 3 hal yang saling berkaitan. Kadar gula yang tinggi dalam darah akan menyebabkan resistensi terhadap insulin sehingga konsumsi gula dalam makanan sehari-hari Anda perlu dibatasi.

Langkah yang dapat dilakukan yaitu berhenti minum soda, makan makanan olahan yang mengandung gula, kurangi konsumsi jus buah dengan gula dan susu kental manis serta mulailah untuk minum air putih yang cukup dan memakan buah langsung tanpa dijus. Buah yang utuh akan memberi serat dan nutrisi yang banyak bagi tubuh.Buah Tinggi Gula Yang Perlu Diwaspadai juga karena dapat menimbun lemak.

  • Diet rendah protein

Melakukan diet rendah protein menyebabkan timbunan lemak diperut dalam jangka waktu lama. Mereka yang mengkonsumsi protein dalam jumlah yang dianjurkan sebagian besar memiliki perut yang todak buncit.

  • Menopause

Menopause biasanya terjadi setahun setelah seseorang mengalami menstruasi terakhirnya. Dalam jangka waktu tersebut, tingkat estrogen akan berkurang secara drastis dan menyebabkan lemak disimpan di dalam perut, bukan pinggang atau paha.

  • Makan Berlebih saat stres

Depresi sangat berkaitan dengan berkurangnya aktivitas fisik serta kebiasaan makan yang buruk. Depresi ataupun stres dapat menyebabkan perilaku makan yang berlebih. Kelebihan kalori yang disimpan sebagai lemak tersebut tidak disalurkan ke seluruh tubuh, tapi disimpan di dalam perut sehingga menyebabkan penimbunan lemak.

  • Mengkonsumsi lemak trans

Lemak trans merupakan senyawa yang tak sehat. Lemak trans biasanya digunakan sebagai bahan pengawet untuk makanan kemasan seperti kue kering, muffin dan makanan ringan lainnya. Lemak trans ini terbukti mampu menyebabkan inflamasi yang menjadikan tubuh resisten terhadap insulin, penyakit jantung dan berbagai penyakit lainnya.

  • Makan sebelum tidur

Ketika tidur, tubuh biasanya akan memperlambat semua sistem biologisnya. Dengan demikian, jika Anda makan sebelum tidur maka tubuh tidak akan memproses semua makanan tersebut secara efisien dan malah akan menyebabkan timbunan lemak. Sebaiknya berhentilah makan minimal 2 jam sebelum tidur.

  • Faktor genetik

Penyebab yang satu ini bukanlah hal yang dapat diubah. Faktor genetik memiliki andil besar dalam risiko obesitas. Dalam penelitian yang dilakukan tahun 2014, ditemukan 3 gen baru yang mempengaruhi meningkatnya rasio pinggang dan pinggul serta timbunan lemak di daerah perut.

Selain olahraga yang teratur dan menjaga pola makan, pemilihan makanan yang tepat juga akan membantu Anda dalam menghilangkan lemak tubuh. Ada berbagai jenis kandungan makanan yang fungsinya dikaitkan dengan menurunnya kadar lemak dalam tubuh. Fungsi tersebut tentu dapat dimanfaatkan dalam menghilangkan lemak dengan maksimal. Lantas apa sajakkah makanan yang mampu mengurangi asupan lemak hingga menghilangkan lemak?

Makanan Penghilang Lemak Dalam Tubuh

  • Jeruk

Kandungan vitamin C yang tinggi dalam buah jeruk bisa membantu tubuh serta metabolisme berfungsi dengan lebih optimal untuk menghasilkan energi dan gula yang ada dalam jeruk tidak akan membuat tubuh menjadi gemuk. Jumlah kalori dan serat pada jeruk dipercaya dapat membantu masuknya kadar glukosa tanpa khawatir berat badan naik.

  • Tomat

kalori dalam tomat memang rendah, namun kandungan seratnya mampu membuat perut kita leluasa untuk bergerak. Tomat juga dapat membantu menurunkan kadar lemak dalam tubuh.

  • Cabai

Cabai memiliki kandungan berupa capsaicin yang ekstraknya disebut dapat menurunkan kadar lemak hingga menurunkan berat badan karena zat tersebut akan membantu meningkatkan metabolisme tubuh.

  • Teh hijau

Fitonutrien dalam teh hijau sangat baik bagi tubuh. Kandungan katekinnya juga mampu mempengaruhi metabolisme.

  • Bumbu dapur

Beberapa contoh bumbu dapur yang dapat membantu membakar lemak adalah jahe, lada hitam, ginseng dan lain sebagainya. Semua bahan tersebut memiliki fungsi masing-masing seperti membantu pencernaan, membantu memecah lemak dan meningkatkan energi.

  • Kacang Almond

kacang almond merupakan salah satu menu diet yang bergizi tinggi. kacang ini dapat dijadikan camilan renyah yang membantu Anda mengatasi rasa ingin makan saat lapar melanda.

  • Paprika

Paprika membantu membakar lemak dan memberi rasa lebih dalam setiap masakan yang dihidangkan. Sama seperti cabai, paprika juga mengandung senyawa berupa capsiacin yang berperan dalam proses pembakaran lemak serta meningkatkan metabolisme tubuh.

Jangan merasa khawatir akan terserang diare setelah mengkonsumsi bahan ini, karena dari sebuah penelitian dikatakan bahwa paprika memiliki manfaat dalam mencegah masalah perut dan memusnahkan bakteri jahat.

Lari Pagi, Olahraga Ringan nan Menyehatkan

Lari pagi adalah alternatif olahraga yang baik bagi kesehatan. Olahraga yang dilakukan saat pagi hari seperti berlari dianggap cukup efektif untuk menurunkan berat badan. Lari pagi sebelum sarapan akan membantu tubuh membakar kalori lebih banyak. Rata-rata, berlari dengan kecepatan 8 km/jam akan membantu membakar 140 kalori. Pemilihan waktu yang pas untuk lari pagi adalah pukul 06.00-09.00.Gejala Kanker Serviks Yang Perlu Diwaspadai yang juga mengancam khalayak ramai bagi perempuan.

Selain pemilihan waktu yang tepat, ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan untuk mempersiapkan kondisi tubuh terbaik sebelum memulai lari pagi.

Tips Memulai Lari Pagi

  • Jangan biarkan perut kosong

Sebelum memulai lari pagi, ada baiknya untuk terlebih dahulu mengisi perut Anda dengan camilan seperti buah, jus atau juga yoghurt minimal 30 menit sebelum berlari. Hal ini dimaksudkan agar Anda terhindar dari pusing atau cepat lelah ketika berlari dengan perut kosong. Selain itu, mengisi perut sebelum berolahraga juga akan menyiapkan kondisi tubuh menjadi lebih baik. Usahakan agar mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat  atau bahan makanan yang mampu menghasilkan sumber tenaga.

  • Pemanasan

Pemanasan atau peregangan akan membantu agar tubuh Anda lebih lentur serta mencegah cedera dan kram. Lakukan beberapa teknik peregangan yang ringan sebelum Anda mulai berlari. Anda bisa melakukan gerakan jumpig jack sebanyak 3-5 set atau lari di tempat untuk melemaskan otot tubuh. Jangan lupa juga untuk menggerakkan anggota badan seperti tangan dan kepala agar seluruh tubuh Anda siap.

  • Gunakan Pakaian yang tepat

Dengan pakaian yang tepat, kegiatan lari pagi Anda akan terasa lebih menyenangkan. Tanpa pakaian yang tepat, beberapa hal buruk mungkin dapat terjadi seperti penampilan yang berantakan akibat ketiak basah, kurang pede karena baju kekecilan, kaki lecet akibat sepatu terlalu kecil atau hal lainnya yang mengganggu. Jadi, sebelum mulai lari pagi, ada baiknya untuk menyiapkan pakaian yang tepat dan nyaman.

  • Pendinginan

Setelah Anda puas berlari, maka ada baiknya untuk melakukan pendinginan selama beberapa saat. Tarik nafas dalam-dalam lalu keluarkan perlahan melalui mulut. Lakukan kegiatan ini selama 1-2 menit.

Lari pagi memang sangat baik bagi kesehatan. Namun cara yang salah dalam berolahraga ini kadang sering terjadi sehingga manfaat yang dirasa pun seolah tak ada. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan agar lari pagi dapat menghasilkan manfaat yang maksimal. Berikut ini penjelasannya.

Tips Memaksimalkan Lari

  • Condongkan badan ke depan

Anda dapat membayangkan bahwa dada Anda sedang ditarik ke depan. Saat lari sebisa mungkin hindari posisi bahu yang membungkuk agar saluran nafas dapat bekerja maksimal.

  • Bernafas secara perlahan

Usahakan untuk berlari dengan nafas yang perlahan dan rileks, jangan berlari dengan nafas yang terlalu cepat agar Anda tak mudah lelah.

  • Pastikan tidur cukup

Jika Anda sudah cukup tidur, maka lari Anda akan semakin berkualitas. Badan akan terasa lebih segar dan hati terasa lebih senang saat berlari. Jika malam sebelumnya Anda begadang, maka akan lebih baik jika waktu pagi Anda gunakan untuk beristirahat saja. Memaksakan berolahraga tidak malah membuat badan Anda menjadi segar, tetapi Anda akan merasa pusing.

Dengan berlari pagi, Anda dapat menikmati udara bersih dan suasana pagi yang nyaman sebelum melakukan aktivitas harian. Berlari secara teratur selama 30 menit dapat membantu mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Tak hanya itu, berlari juga memberi banyak manfaat lain yang siap menggoda Anda.

Manfaat Olahraga Lari Pagi

  • Mengurangi Stres

Berlari dapat membantu memperbaiki mood Anda serta mengurangi tingkat stres, depresi dan cemas. Saat berolahraga, tubuh secara otomatis akan mengeluarkan hormon endorfin. Hormon tersebut akan bekerja dengan berinteraksi dengan reseptor di otak untuk mengurangi depresi.

  • Meningkatkan kesehatan kardiovaskular

Tekanan darah, kadar kolesterol dan kadar gula dapat dikendalikan dengan olahraga lari. Manfaat dari lari pagi adalah membantu Anda menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

  • Terhindar dari masalah persendian

Dengan melakukan lari pagi, osteoarthitis dan osteoporosis dapat Anda hindari dan membuat tulang dan otot sendi menjadi lebih kuat. Akan tetapi bagi Anda yang sudah memiliki radang sendi, alangkah lebih baik agar berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum melakukan aktivitas fisik. Hal ini dilakukan agar terhindar dari persendian yang membengkak.

  • Memperkuat tulang

Berlari adalah aktivitas menahan beban yang akan membantu meningkatkan kekuatan dan kepadatan tulang. Berlari secara rutin akan meningkatkan massa tulang. Sebuah penelitian menyatakan bahwa pria yang berolahraga lari memiliki tulang lebih kuat dibanding yang tidak beraktivitas fisik.

  • Menunda penuaan dini

Berdasarkan penelitian, berlari selama 30-40 menit setiap hari dapat mengurangi penuaan sel hingga 9 tahun. Faktor gaya hidup yang buruk seperti malas berolahraga dapat menyebabkan tubuh tidak mampu mengimbangi kerusakan sel akibat radikal bebas.

  • Menurunkan berat badan

Lari pagi dengan kecepatan 8 km/jam akan membantu membakar kalori sebanyak 295 kkal. Sementara berjalan dengan kecepatan 5,5 km/jam mampu membakar 140 kalori. Dengan demikian, dengan berolahraga lari maka kalori semakin banyak terbakar sehingga berat badan Anda akan menurun hingga batas ideal.

  • Meringankan gangguan tidur

Sebuah studi mengungkapkan bahwa orang yang berolahraga dengan lari pagi, memiliki tidur yang lebih berkualitas dibanding yang tidak berlari pagi. Bagi Anda yang sering mengalami gangguan tidur, Anda bisa mencoba melakukan olahraga yang satu ini.

Nah, demikianlah tips serta manfaat melakukan olahraga lari pagi. Mulailah hidup sehat dan awali hari dengan berlari pagi. Semoga tulisan ini dapat membantu Anda dan selamat mencoba.

Buah Tinggi Gula Yang Perlu Diwaspadai

Konsumsi makanan dengan kandungan gula terlalu tinggi memang tidak dianjurkan karena akan berdampak kurang baik bagi kesehatan. Lantas apakah kandungan gula yang tinggi pada buah juga harus dihindari? Tentu tidak selalu. Meski buah mengandung gula yang tinggi, namun jika dibandingkan dengan gula buatan maka akan tetap lebih baik gula dari buah.

Jenis Gula

Gula dalam makanan dan minuman berasal dari berbagai jenis. Molekul gula digolongkan menjadi 2 golongan, di antaranya monosakarida (molekulnya tunggal, contoh glukosa dan fruktosa) dan disakarida (molekul lebih kompleks, contoh sukrosa dan laktosa). Buah mengandung gula alami yang merupakan campuran sukrosa, fruktosa dan glukosa.

Banyak orang mengira bahwa gula dalam buah berbahaya bagi kesehatan. Padahal kenyataannya, fruktosa hanya akan berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah berlebih dan tidak berbahaya ketika berasal dari buah-buahan.

Untuk para penderita diabetes, sebaiknya perlu mewaspadai dan mencari informasi lebih banyak mengenai buah yang berbahaya untuk diabetes. Meski gula dalam buah tersebut alami, tetapi tetap ada saja buah yang harus dikurangi konsumsinya. Mengkonsumsi buah memang tetap dianjurkan karena kandungan vitamin, mineral, serat dan komponen lainnya akan bekerja sebagai antioksidan serta memberi manfaat terhadap kadar glikemik dan resistensi insulin.

Setiap buah sudah pasti memiliki kandungan gula yang berbeda-beda. Dari buah yang tinggi kadar gula hingga buah dengan minim kadar gula. Nah bagi Anda penderita diabetes dan yang tengah melakukan program diet, Anda perlu menghindari buah dengan kadar gula tinggi. Berikut ini buah dengan kandungan gula paling tinggi.

Buah Tinggi Kadar Gula

  • Kelengkeng

Kelengkeng dikenal dengan buah yang memiliki aroma harum yang khas dan rasa yang manis. Selain itu, kelengkeng juga memiliki banyak manfaat karena kaya akan vitamin C dan B1 dan B2, mengandung mangan, fosfor, tembaga serta kalium.

Kelengkeng memang buah yang digemari oleh berbagai kalangan masyarakat, namun buah ini sebenarnya memiliki kandungan gula yang tinggi. dalam 100 gram buah kelengkeng terkandung gula hingga 15 gram. Angka tersebut cukup tinggi sehingga Anda perlu memperhatikan dalam mengonsumsinya. Pada kelengkeng yang matang, kandungan gula buahnya bahkan bisa berkembang menjadi alkohol. Bagi Anda, terutama yang menderita diabetes, Anda sangat disarankan mengonsumsinya secara moderat.

  • Apel

Apel memang memiliki banyak manfaat, bahkan banyak dokter yang merekomendasikannya. Kandungan karbohidrat dalam apel menyerupai spons yang nantinya akan membuat buah ini akan bekerja menyerap lemak dalam tubuh sehingga membantu menurunkan kadar kolesterol jahat. Apel juga efektif dalam mengangkat plak dan toksin dalam tubuh serta plak di permukaan gigi.

Berdasar salah satu penelitian, kandungan gula pada buah apel juga sangat tinggi. Dalam 100 gram terkandung gula sebanyak 11,7 gram. Kandungan gula tersebut cukup tinggi, namun masih aman untuk dikonsumsi mengingat bahwa kandungan peptin dalam apel justru sebagai anti diabetes dan anti kolesterol. Kandungan tersebut membantu Anda untuk tetap mengontrol kadar gula dalam darah setelah mengkonsumsi apel.

  • Jeruk

Jeruk mengandung rata-rata 10,6 gram gula per 100 gramnya, namun untuk beberapa jenis jeruk memiliki kandungan gula yang lebih tinggi. Meski demikian, jeruk memiliki rasa yang cenderung masam sehingga unsur gula yang terkandungnya tidak terlalu banyak.

Saat mengonsumsinya, dianjurkan agar jeruk dalam keadaan utuh daripada yang sudah dijus atau bahkan ditambah gula dan susu. Hal ini dimaksudkan agar manfaat buah jeruk dapat dirasakan tubuh dan mampu bekerja dengan lebih efektif. Jeruk yang dijus akan kehilangan komponen serat dan lebih buruk lagi jika ditambah gula dan susu kental manis. Komponen serat akan berfungsi sebagai pelindung bagi tubuh dalam mengatasi kadar gula yang tinggi dalam jeruk.

Jeruk sejujurnya merupakan pilihan yang menggiurkan agar Anda memperoleh suplai vitamin C dan sejumlah komponen mineral dan fitonutrient. Kadar fitonutrient dalam jeruk sangat tinggi dengan variannya yang beragam serta manfaat yang melimpah. Jadi, jika dilihat dari manfaatnya, mengkonsumsi jeruk manis tetap baik bagi kesehatan asal dalam jumlah yang tak berlebihan.

  • Buah Pir

Pir merupakan salah satu buah yang mengandung kadar air dan kalium yang tinggi. unsur astringent yang kuat dari komponen mineral buah ini juga relatif tinggi sehingga dapat membantu mempercepat penyembuhan inflamasi.

Kandungan fitonutrient buah pir tak kalah melimpah yang membuat buah ini menjadi buah yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Salah satu manfaat yang diperoleh saat mengkonsumsi buah ini adalah untuk mengatasi dan mencegah penyakit degeneratif seperti tekanan darah tinggi, jantung hingga diabetes. Hanya saja untuk penderita diabetes, sebaiknya lebih berhati-hati saat mengkonsumsi buah ini. Meski kaya manfaat, namun kandungan gulanya juga cukup tinggi, dalam 100 gramnya mengandung 10,2 gram gula. Jadi dalam mengonsumsinya tetap perlu diperhatikan.

Itulah beberapa buah dengan kandungan gula paling tinggi. meski kadar gulanya tinggi, bukan berarti Anda harus menghindari buah tersebut. Cukup jadilah orang bijak yang mampu mengontrol konsumsi gula dan membatasi makanan dengan kadar gula tinggi.

Gejala Kanker Serviks Yang Perlu Diwaspadai

Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang menyerang kaum hawa. Kanker jenis ini terjadi pada leher atau mulut rahim yang terhubung dengan vagina. Penyebabnya sebagian besar adalah karena adanya virus Human papilloma virus (HPV) yang dapat menyebar melalui hubungan seksual di mana akan terjadi kontak langsung dengan membran mukosa, kontak antara kulit kelamin, juga melalui pertukaran cairan tubuh.

Mekanisme virus HPV dalam menyebabkan kanker serviks adalah dengan menginfeksi sel sehat pada dinding rahim sehingga dinding rahim tersebut akan mengalami perubahan genetik dan berubah menjadi sel yang abnormal. Lama kelamaan, sel sehat di dinding rahim mengalami kematian dan tergantikan oleh sel abnormal yang nantinya akan tumbuh tak terkendali. Sel abnormal yang terus tumbuh nantinya akan membentuk suatu massa besar yang biasa disebut dengan tumor.

Meski ditubuh seorang wanita terdapat virus HPV, namun tidak mesti virus tersebut mengembangkan kanker serviks. Infeksi dari virus ini sebenarnya dapat menghilang dengan sendiri, tetapi ada faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangannya seperti gaya hidup. Apabila seorang wanita sudah terjangkit virus ini kemudian didukung dengan gaya hidup yang buruk maka tak akan menutup kemungkinan bahwa wanita tersebut bisa menderita kanker serviks gejala awal.

5 Ciri Kanker Serviks Yang Harus Diwaspadai

  • Keputihan yang tidak normal

Pada dasarnya keputihan merupakan hal normal yang sering dialami oleh kebanyakan wanita, namun akan menjadi tak normal pada kondisi kesehatan tertentu. Keputihan yang tak normal ini biasanya merupakan indikasi gangguan kesehatan. Misalnya jika cairan keputihan memiliki bau yang menyengat dan berbeda dari biasanya, maka hal ini menunjukkan bahwa keputihan yang dialami tidak normal. Selain itu, keputihan yang berair dan bercampur darah, bau busuk dan warnanya jernih atau kecokelatan juga bisa menjadi ciri terjadinya kanker serviks. Lakukanlah pemeriksaan dan konsultasi jika hal tersebut terjadi karena tak semua keputihan yang tak normal adalah ciri kanker serviks.

  • Keluar darah dari vagina

Jika Anda tidak sedang dalam masa menstruasi tetapi vagina Anda mengeluarkan darah atau bercak darah, maka hal tersebut dapat menjadi ciri kanker serviks. Biasanya pendarahan ini terjadi setelah Anda melakukan hubungan seksual. Tak hanya itu, jumlah darah yang dikeluarkan saat menstruasi terlalu banyak atau tak seperti biasanya maka hal tersebut juga dapat menunjukkan ciri awal kanker serviks atau kondisi serius lainnya.

  • Sakit pada bagian panggul

Meski terdengar seperti hal biasa, namun jangan pernah remehkan sakit panggul yang Anda alami. Nyeri atau sakit didaerah panggul saat masuk periode menstruasi mungkin biasa, namun jika sakitnya saat Anda tengah melakukan hubungan seks maka sakit tersebut tidak normal dan dapat memungkinkan bahwa hal tersebut adalah ciri kanker serviks.

  • Jadwal BAB berubah

Perubahan jadwal BAB mungkin saja menandakan jika Anda mengalami kanker serviks. Pasalnya, jika benjolan atau tumor berukuran cukup besar maka dapat menekan usus dan mengakibatkan Anda akan mengalami kesulitan saat BAB. Namun jangan dulu cemas berlebihan karena kesulitan saat BAB bukan saja disebabkan oleh adanya kanker serviks, tetapi dapat juga karena kondisi lainnya.

  • Kelelahan yang berlebihan

Kelelahan yang berlebihan terjadi akibat sel-sel kanker yang mulai tumbuh perlahan mengambil energi serta cadangan makanan dari tubuh Anda. Jika terjadi terus menerus, pada akhirnya akan membuat Anda kekurangan makanan dan cepat lelah. Apabila gejala ini tak segera hilang, maka langkah terbaik yang dapat dilakukan adalah dengan memeriksakannya ke dokter.

Sejauh ini belum ditemukan cara untuk mencegah kanker serviks secara sempurna, namun ada beberapa cara untuk mengurangi resiko terkena kanker serviks. Cara-cara tersebut akan dijelaskan seperti di bawah ini.

Pencegahan Kanker Serviks

  • Skrinning Serviks atau Pap Smear

Gejala kanker serviks stadium awal dapat terdeteksi dengan mengamati apakah terdapat sel yang abnormal di dalam leher rahim. Pap Smear merupakan pilihan terbaik untuk mengidentifikasi perubahan sel-sel leher tahap awal. Dengan melakukan deteksi dan menghilangkan sel serviks yang abnormal, maka kanker serviks dapat dicegah.

Selain Pap Smear, pemeriksaan HPV atau HPV DNA Test juga disarankan untuk mengetahui ada tidaknya virus HPV yang memungkinkan untuk berkembang dan mengakibatkan kanker serviks.

  • Melakukan seks aman

Hindarilah bergonta-ganti pasangan dan melakukan hubungan seks di usia dini. Penggunaan kondom dapat membantu mengurangi resiko penyebaran virus HPV. Karena pada dasarnya penyebaran utama virus tersebut adalah dari kegiatan seksual.

  • Vaksinasi kanker serviks

Vaksin HPV dapat mengurangi resiko kanker, namun tidak menjamin Anda tidak akan terkena kanker serviks. Dengan demikian tetap perlu dilakukan pap smear untuk mendeteksi kanker serviks. Vaksin ini lebih baik diberi saat perempuan menginjak usia 12-13 tahun dan diulangi setiap 6 bulan sebanyak 3 kali pemberian.

Nah, demikian beberapa informasi mengenai kanker serviks, semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi Anda semua.

error: Content is protected !!