Buah Tinggi Gula Yang Perlu Diwaspadai

Konsumsi makanan dengan kandungan gula terlalu tinggi memang tidak dianjurkan karena akan berdampak kurang baik bagi kesehatan. Lantas apakah kandungan gula yang tinggi pada buah juga harus dihindari? Tentu tidak selalu. Meski buah mengandung gula yang tinggi, namun jika dibandingkan dengan gula buatan maka akan tetap lebih baik gula dari buah.

Jenis Gula

Gula dalam makanan dan minuman berasal dari berbagai jenis. Molekul gula digolongkan menjadi 2 golongan, di antaranya monosakarida (molekulnya tunggal, contoh glukosa dan fruktosa) dan disakarida (molekul lebih kompleks, contoh sukrosa dan laktosa). Buah mengandung gula alami yang merupakan campuran sukrosa, fruktosa dan glukosa.

Banyak orang mengira bahwa gula dalam buah berbahaya bagi kesehatan. Padahal kenyataannya, fruktosa hanya akan berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah berlebih dan tidak berbahaya ketika berasal dari buah-buahan.

Untuk para penderita diabetes, sebaiknya perlu mewaspadai dan mencari informasi lebih banyak mengenai buah yang berbahaya untuk diabetes. Meski gula dalam buah tersebut alami, tetapi tetap ada saja buah yang harus dikurangi konsumsinya. Mengkonsumsi buah memang tetap dianjurkan karena kandungan vitamin, mineral, serat dan komponen lainnya akan bekerja sebagai antioksidan serta memberi manfaat terhadap kadar glikemik dan resistensi insulin.

Setiap buah sudah pasti memiliki kandungan gula yang berbeda-beda. Dari buah yang tinggi kadar gula hingga buah dengan minim kadar gula. Nah bagi Anda penderita diabetes dan yang tengah melakukan program diet, Anda perlu menghindari buah dengan kadar gula tinggi. Berikut ini buah dengan kandungan gula paling tinggi.

Buah Tinggi Kadar Gula

  • Kelengkeng

Kelengkeng dikenal dengan buah yang memiliki aroma harum yang khas dan rasa yang manis. Selain itu, kelengkeng juga memiliki banyak manfaat karena kaya akan vitamin C dan B1 dan B2, mengandung mangan, fosfor, tembaga serta kalium.

Kelengkeng memang buah yang digemari oleh berbagai kalangan masyarakat, namun buah ini sebenarnya memiliki kandungan gula yang tinggi. dalam 100 gram buah kelengkeng terkandung gula hingga 15 gram. Angka tersebut cukup tinggi sehingga Anda perlu memperhatikan dalam mengonsumsinya. Pada kelengkeng yang matang, kandungan gula buahnya bahkan bisa berkembang menjadi alkohol. Bagi Anda, terutama yang menderita diabetes, Anda sangat disarankan mengonsumsinya secara moderat.

  • Apel

Apel memang memiliki banyak manfaat, bahkan banyak dokter yang merekomendasikannya. Kandungan karbohidrat dalam apel menyerupai spons yang nantinya akan membuat buah ini akan bekerja menyerap lemak dalam tubuh sehingga membantu menurunkan kadar kolesterol jahat. Apel juga efektif dalam mengangkat plak dan toksin dalam tubuh serta plak di permukaan gigi.

Berdasar salah satu penelitian, kandungan gula pada buah apel juga sangat tinggi. Dalam 100 gram terkandung gula sebanyak 11,7 gram. Kandungan gula tersebut cukup tinggi, namun masih aman untuk dikonsumsi mengingat bahwa kandungan peptin dalam apel justru sebagai anti diabetes dan anti kolesterol. Kandungan tersebut membantu Anda untuk tetap mengontrol kadar gula dalam darah setelah mengkonsumsi apel.

  • Jeruk

Jeruk mengandung rata-rata 10,6 gram gula per 100 gramnya, namun untuk beberapa jenis jeruk memiliki kandungan gula yang lebih tinggi. Meski demikian, jeruk memiliki rasa yang cenderung masam sehingga unsur gula yang terkandungnya tidak terlalu banyak.

Saat mengonsumsinya, dianjurkan agar jeruk dalam keadaan utuh daripada yang sudah dijus atau bahkan ditambah gula dan susu. Hal ini dimaksudkan agar manfaat buah jeruk dapat dirasakan tubuh dan mampu bekerja dengan lebih efektif. Jeruk yang dijus akan kehilangan komponen serat dan lebih buruk lagi jika ditambah gula dan susu kental manis. Komponen serat akan berfungsi sebagai pelindung bagi tubuh dalam mengatasi kadar gula yang tinggi dalam jeruk.

Jeruk sejujurnya merupakan pilihan yang menggiurkan agar Anda memperoleh suplai vitamin C dan sejumlah komponen mineral dan fitonutrient. Kadar fitonutrient dalam jeruk sangat tinggi dengan variannya yang beragam serta manfaat yang melimpah. Jadi, jika dilihat dari manfaatnya, mengkonsumsi jeruk manis tetap baik bagi kesehatan asal dalam jumlah yang tak berlebihan.

  • Buah Pir

Pir merupakan salah satu buah yang mengandung kadar air dan kalium yang tinggi. unsur astringent yang kuat dari komponen mineral buah ini juga relatif tinggi sehingga dapat membantu mempercepat penyembuhan inflamasi.

Kandungan fitonutrient buah pir tak kalah melimpah yang membuat buah ini menjadi buah yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Salah satu manfaat yang diperoleh saat mengkonsumsi buah ini adalah untuk mengatasi dan mencegah penyakit degeneratif seperti tekanan darah tinggi, jantung hingga diabetes. Hanya saja untuk penderita diabetes, sebaiknya lebih berhati-hati saat mengkonsumsi buah ini. Meski kaya manfaat, namun kandungan gulanya juga cukup tinggi, dalam 100 gramnya mengandung 10,2 gram gula. Jadi dalam mengonsumsinya tetap perlu diperhatikan.

Itulah beberapa buah dengan kandungan gula paling tinggi. meski kadar gulanya tinggi, bukan berarti Anda harus menghindari buah tersebut. Cukup jadilah orang bijak yang mampu mengontrol konsumsi gula dan membatasi makanan dengan kadar gula tinggi.

error: Content is protected !!